Tampilkan postingan dengan label Melatih Kemandirian Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Melatih Kemandirian Anak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Mei 2019

Bunsay Level 2 : Melatih Kemandirian Anak #4

MELATIH KEMANDIRIAN ANAK : MOGOK MAKAN & MEMBERSIHKAN PERALATAN SENDIRI


Adakalanya Naya mogok makan, tidak mau makan sendiri atau bahkan tidak mau menghabiskan makanannya. Mamak harus punya stok jurus dan stok sabar yang banyak dalam menghadapinya.
Salah satu jurus yang Mamak gunakan dalam meghadapi si bocil yang mogok makan atau gak mau menghabiskan makanannya adalah dengan menonton video atau melihat gambar-gambar anak yang kurus dan kelaparan.

N : Bun, Naya gak mau makan
B : Kenapa?
N : lagi bosen aja
B : Naya inget gak video yang kemaren kita lihat itu yang anak-anak kecil kuru, nangis, gak punya baju, gak punya rumah, gak bisa makan, mereka sedih..
Mereka pengen nangis kelaperan tapi gak bisa makan karena gak punya makanan
N : kenapa?
B : iya karena mereka gak punya uang untuk beli makanan. Nah, Naya yang udah dikasih Allah Makanan harusnya seneng dan bersyukur bisa makan. Jadi harus dihabiskan makanannya.
N : hmm...
B : mereka pengen makan, mereka berdo'a "Ya Allah aku lapar.. tolong kasih makanan "
N : mereka sedih ya bun gak bisa makan
B : iya, udah ayo naya makan ya
N  : sambil mulai nyuap pelan2
Alhamdulillah...


TIPS Menghadapi Mogok makan Naya yang lain adalah menyediakan makanan kesukaannya yang dimakan bergantian dengan menu utama yang dimakannya.

 Makanan penyemangat Naya makan antara lain puding, jeruk dingin, semangka dingin, melon dingin, es krim, es teh manis, pokonya dengan syarat harus dingin. Bahkan terkadang diiming-imingi es batu sebagai penyemangat makannya.






perkembangan latihan kemandirian yang meningkat dalam 3 hari ini adalah kemauan Naya untuk membersihkan peralatan makannya sendiri. 
Ia sudah mulai mau untuk mencuci piring sendiri yang terbuat dari plastik atau melamine. Dan sudah mau untuk membersihkan meja makan sendiri.
Alhamdulillah.

Bunsay Level 2 : Melatih Kemandirian Anak #3



MELATIH KEMANDIRIAN ANAK: BELAJAR MAKAN & MENJAGA KESEHATAN SENDIRI





Dalam melatih kemandirian Naya untuk mau makan sendiri, banyak ujian kesabaran yang membuat Mamak deep inhale dan long exhale. Karena tak jarang ia tiba-tiba mogok makan atau makan sambil berguling-gulingan di lantai atau sofa dan sering juga makan dengan posisi yang tidak ergonomis meskipun duduk di kursi meja makan.
Jurus-jurus jitu mamak lancarkan untuk merayunya agar mau makan dengan posisi yang baik.

B : Naya makannya duduk yang baik
N : *ngulet dan gulangguling di sofa*
B : Naya inget gak di buku yang naya baca tentang sistem pencernaan tubuh manusia?
N : iyaa
B : di dalam perut naya ada apa aja ya?
N : lambung, usus
B : Nah kalau Naya kayak gitu nanti perutnya mlintir-mlintir dan ususnya nanti jadi mlintir juga dan nanti Naya bisa gimana?
N : Sakit perut
B : Jadi....?
N : Udahan makannya
B : Laaah bukaaan!! Duduknya yang baik!
N : hehehee...

**
Beberapa hari yang lalu kami berkesempatan mengunjungi MUSEUM TUBUH MANUSIA di JatimPark1 Malang, Jawa Timur. 
Alhamdulillah Naya sangat senang berkunjung kesana. Berbekal pengalaman berkungjung kesana, seringkali foto dan video disana sampai dengan saat ini seringkali Mamak gunakan untuk mengingatkan tentang Kesehatan Tubuh khususnya Kebersihan tangan dan gigi dalam rangka melatih kemandirian anak makan dan menjaga kebersihannya juga.

Progres Perkembangan Latihan Kemandirian Naya dalam Makan dan adab-adabnya terus meningkat. Saat ini dia sudah mulai terbiasa untuk mencuci tangan sendiri sebelum dan sesudah makan. Namun sesekali juga tetap diingatkan ketika lupa.
Sama halnya dengan menggosok gigi sebelum tidur. Dia sudah mulai terbiasa untuk mengambil pasta gigi, menyikat gigi nya sendiri.

Namun tetap namanya bocil, ada kalanya juga dia malas untuk menyikat giginya. Terlebih saat Ia sudah mengantuk.

N : Bun, gak usah sikat gigi ya, Naya ngantuk banget ini
B : Sikat laah.. Sebentar aja.
N : Ngantuuuk
B : Coba deh nyengir, Naya itu harusnya bersyukur giginya bagus, Alhamdulillah.. Nah cara bersyukurnya itu gigi yang sudah Allah kasih harus dirawat, dibersihkan.
Naya coba lihat deh temen-temen naya giginya. Ada yang ompong kan ya? Nah, kalau Naya habis makan tapi gak mau sikat gigi nanti sisa-sisa makanan yang ada nempel ke sela-sela gigi naya terus nanti dimakan sama kuman dan bakteri akhirnya nanti gigi naya gimana ?
N :  jadi bolong dan ompong dan nanti naya bisa sakit gigi juga
B : Nah iya betull...
N : Tapi sikatin Bun..
B : Sikat Sendirilah
N : Sikatin Bun..
B : bisa aja sih bunda sikatin tapi nanti kan bunda gak tau keras pelannya, yang ada nanti malah naya kena gusinya, malah jadi sariawan. Mau?
N : Nggak
B : Yaudah ayo sikat gigi sendiri
N : iyaaaa





Bunsay Level 2 : Melatih Kemandirian Anak #1

Untuk Kelas Bunsay kali ini pada Game Level 2 adalah tentang Melatih Kemandirian Anak, partner dalam melaksanakan tantangan ini tentu saja sang kesayangan yang lagi amat sangat berkembang dari segi bahasanya alias lagi senang bercerita. Usianya 5 tahun di bulan juli nanti "Kanaya Tsabita"






Daftar skill kemandirian apa saja yang akan dilatih :



sebenarnya banyak yang ingin dilatih, tapi setelah menimbang-nimbang, saya akan fokuskan terhadap 4 skill ini terlebih dahulu. yaitu :

1. Makan sendiri
2. Mandi Sendiri
3. Membersihkan diri setelah Buang Air Besar
4. Tidur Sendiri

semoga Allah memudahkan semua proses latihan kemandirian ini


1. MAKAN SENDIRI

Belajar Makan Sendiri untuk seorang Naya sudah mulai diajarkan sedikit demi sedikit dari usianya 3 tahun. Namun berbagai faktor seperti : Mamak yang tidak sabaran, Makan yang berantakan, Makan yang gak habis, makan dipilih-pilih (terutama sayur sawi), dan alasan-alasan lainnya yang seharusnya Mamak lebih banyak bersabar dalam membersamai makan nya. 


-Motivasi Makan Sendiri-

Melatih Naya untuk mau makan sendiri ini dimulai dengan sounding untuk segera mulai makan sendiri. Motivasi terbesar saat ini yang coba Mamak suntikan antara lain karena sebentar lagi Dia akan berulang tahun yang kelima di bulan juli nanti, dan Ia akan naik tingkat ke kelas B dimana di kelas B nanti semua murid harus sudah bisa mandiri salah satunya adalah makan sendiri. 


Selama masa pelatihan kemandirian ini, Mamak mulai mengobservasi Naya untuk Makan sendiri sejak 26 April - 28 April 2019 .  
Dalam tiga hari itu Naya belum berhasil 100% untuk makan sendiri.
Sarapan pagi adalah yang seringkali gagal untuk dilaksanakan mengingat waktu yang terbatas karena akan berangkat sekolah. sehingga sambil naya pakai baju sendiri setelah mandi, mamak sambil menyuapinya agar cepat dan tidak terlambat. Sungguh Mamak belum baerhasil management waktu di pagi hari.

Untuk Makan siang dan makan malam, Naya alhamdulillah berhasil makan sendiri. Mamak masih turut membantu memilah daging dan duri saat dese makan ikan. Dan tentu saja Mamakpun masih membantu menghabiskan makanan ketika dia sudah mengeluarkan statement penutup
"Bunda.... Kenyaaang"
ketika statement itu sudah terlontar, jurus merayupun seringkali mamak keluarkan
" Hayoo habiskan, Bunda ambilkan makannya sedikit loh itu.."
sambil mengeluarkan jurus merayu yang terkadang berhasil tak jarang juga gagal dan berakhir dengan menyuapinya atau Mamaklah yang menghabiskannya.


➤ Apresiasi Kemandirian

Untuk memberikan motivasi dan semangat agar Naya mau makan sendiri sampai habis dan bersih antara lain dengan memberikan pujian
" Masya Allah, Tabarakallah.. anak Bunda pinter makan sendiri dan habis" 
dan tak jarang juga apresiasinya yaitu dengan memberikan Es Krim atau Coklat Kesukaannya.









#hari1 (sesuaikan hari tantangannya)
#gamelevel2
#tantangan10 hari
#melatihkemandirian
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Bunsay Materi #2 Melatih Kemandirian Anak


Mengapa melatih kemandirian anak itu penting ?

    Kemandirian anak erat kaitannya dengan rasa percaya diri. Sehingga apabila kita ingin meningkatkan rasa percaya diri anak, mulailah dari meningkatkan kemandirian dirinya.

Kemandirian erat kaitanya dengan jiwa merdeka. Karena anak yang mandiri tidak akan pernah bergantung pada orang lain. Jiwa seperti inilah yang kebanyakan dimiliki oleh para enterpreneur, sehingga untuk melatih enterpreneur sejak dini bukan dengan melatih proses jual belinya terlebih dahulu, melainkan melatih kemandiriannya.

Kemandirian membuat anak-anak lebih cepat selesai dengan dirinya, sehingga ia bisa berbuat banyak untuk orang lain.


➤ Kapan kemandirian mulai dilatihkan ke anak-anak?

 Sejak mereka sudah tidak masuk kategori bayi lagi, baik secara usia maupun secara mental. Secara usia seseorang dikatakan bayi apabila berusia 0-12 bulan, secara mental bisa jadi pola asuh kita membiarkan anak-anak untuk selalu dianggap bayi meski usianya sudah lebih dari 12 bulan.

Bayi usia 0-12 bulan kehidupannya masih sangat tergantung pada orang lain. Sehingga apabila kita masih selalu menolong anak-anak  di usia 1 th ke atas, artinya anak-anak tersebut secara usia sudah tidak bayi lagi, tetapi secara mental kita mengkerdilkannya agar tetap menjadi bayi terus.


➤ 3 Hal pada diri orangtua yang mutlak diperlukan dalam melatih kemandirian anak adalah :

  1.  Konsistensi
  2.  Motivasi
  3.  Teladan
 ➤ Dukungan - dukungan untuk melatih kemandirian anak
  1.  Rumah harus didesain untuk anak-anak
  2.   Membuat aturan bersama anak-anak
  3.  Konsisten dalam melakukan aturan
  4.  Kenalkan resiko pada anak
  5.  Berikan tanggung jawab sesuai usia anak

Ingat, Kita tidak akan selamanya bersama anak-anak. Maka melatih kemandirian itu adalah sebuah pilihan hidup bagi keluarga kita.

 

Sumber bacaan :
Institut Ibu Profesional, Bunda Sayang, antologi, gaza media, 2014 Septi Peni, Mendidik anak mandiri, pengalaman pribadi, wawancara_ Aar Sumardiono, Ketrampilan dasar dalam mendidikan anak sukses dan bahagia, rumah inspirasi. 

 
 

Ibu Profesional

Game Level 1 : Komunikasi Produktif#2