Jumat, 21 Februari 2020

Bunsay Game Level 11 Fitrah Seksualitas



Sesi Kedua ini adalah Presentasi dari kelompok 9 mengenai : 

PERAN LINGKUNGAN DAN PERLINDUNGAN DALAM KEJAHATAN SEKSUAL





Kejahatan seksual dapat disimpulkan merupakan praktik seks yang dapat merugikan pihak lain, karena bertentangan dengan hukum dan norma - norma keagamaan.

Salah satu praktik seks yang dinilai menyimpang adalah bentuk kekerasan seksual



  

Apa saja bentuk  kekerasan seksual pada anak?
Kekerasan seksual yang sering terjadi pada anak selain pemerkosaan adalah Pelecehan seksual,  Itu mungkin sebabnya banyak orangtua yang tidak menyadari tanda-tanda yang ditunjukkan anak.

  

Pelecehan seksual dapat berupa kekerasan fisik maupun non fisik. 

Apa saja contoh kekerasan seksual secara fisik maupun non fisik?
 
Pelecehan seksual pada anak secara fisik
1.Menyentuh area intim atau kemaluan anak untuk memenuhi gairahnya
2.Membuat anak menyentuh bagian privat atau kemaluan pelaku
3.Membuat anak ikut bermain dalam permainan seksualnya
4.Memasukkan sesuatu ke dalam kemaluan atau anus anak

Pelecehan seksual pada anak non fisik
1.Menunjukkan hal-hal yang bersifat pornografi pada anak, entah itu video, foto, atau gambar
2.Menyuruh anak berpose tidak wajar
3.Menyuruh anak untuk menonton berbagai hal yang berhubungan dengan seks
4.Mengintip atau menontoni anak yang sedang mandi atau sedang berada di dalam toilet

Berdasar identitas pelaku kekerasan seksual  dibagi dua, yaitu:
Familial Abuse
Termasuk familial abuse adalah incest, yaitu kekerasan seksual dimana antara korban dan pelaku masih dalam hubungan darah, menjadi bagian dalam keluarga inti.

Extra Familial
Pelakunya adalah oleh orang lain di luar keluarga korban


Sesi Tanya Jawab:
1. Mba Shinta 
Sepengalaman man teman,  baiknya gimana ya mengajarkan anak buat gak mudah percaya sama orang asing? 
Saya termasuk yg agak risih kalau anak saya (perempuan) diajak sampe digendong sama orang lain (laki2) walau itu saudara
Jawaban:
Sependek pengetahuan saya  mbak, ada yang bisa kontrol dan ada yg tidak. Ketika orang lain yg lawan jenis (yang mau mengendong anak kita) bisa kita nasehati untuk tdk mengendong, akan saya bilang.
Tapi jika tidak, maka saya jg akan bilang ke anak saya bahwa itu bukan mahrom.
Atau cara lainnya dengan mengalihkan...pas digendong sm org lain "eh nak...yuk beli yakult ke warung"
Tambahan :
klo untuk usia anak yang sudah sekolah bisa kita mengajarkan anak :
1. Jangan pernah menerima hadiah apa pun dari orang yang tidak dikenal
2. Beritahu siapa saja anggota keluarga yang bisa dipercaya seperti orang tua, nenek kakek ,guru
3. Ajari anak untuk meminta pertolongan jika ada bahaya misalnya kepada guru, orangtua atau bahkan polisi
Tambahan 1 lagi
Memang sebaiknya diajarkan kepada anak sedini mungkin dengan kata2 yang mudah di pahami anak.  
Menurut Pattie Fitzgerald, pendiri organisasi keselamatan anak Safely Ever After, Inc sebaiknya jangan gunakan kata "orang asing" pada anak, namun pakailah istilah "orang yang licik".
Kita bisa menjelaskan bahwa "orang licik" adalah orang dewasa, baik yang dikenal atau tidak, namun suka membohongi anak-anak dan melanggar aturan.
Kita juga perlu mengajarkan anak untuk percaya pada nalurinya. Bukan hanya pada orang asing, tapi juga orang yang dikenal karena kekerasan seksual seringkali dilakukan oleh orang dewasa yang anak kenal.
Amber Ledergerber, guru sekolah dasar di California, berbagi saran. Ia selalu mengajarkan pada anak laki-lakinya yang berusia 5 tahun dan kakaknya untuk bereaksi jika ada perasaan aneh di perut.
"Pergilah menjauh dari orang yang membuatmu seperti itu dan ceritakan pada orang dewasa yang kamu percaya. Saya juga mengajarkan ke anak-anak agar tidak menyimpan rahasia dari orangtua. Bila seseorang menyuruhmu menyimpan rahasia, katakan pada ayah dan ibu. 

2. Mba Silmi  Bagaimana cara menetralisir anak yang terlanjur terkena dampak kekerasan seksual & sikap orang tua terhadap si pelaku (jika guru), apa perlu di klarifikasi ulang ke gurunya karna anak2 terutama usia 5tahun ke bawah agak susah mendeskripsikan yang dilakukan orang dewasa ke dirinya.. maksud guru apa, anak nangkepnya apa (karna takut)

Jawaban : Saya coba jawab ini. 
Pernah liat video bu elly risman , kata beliau ko.buat anak2 yg sudah tercemar dampak kekerasan seksual, harus diterapi, tidak bisa tidak, namun sayangnya di Indo belom ada terapis untuk kekerasan seksual..

3. Mbak Tini dari  kelompok 10 Bagaimana cara kita menanggapi atau mengambil keputusan jika kita hadir ditengah2 lingkungan yg emang ga kondusif, seperti kita hadir dilingkungan masyarakat yg melumrahkan prostitusi, adegan2 rebut tawar atau transaksi mesum sering kita lihat, dan bagaimana tindakan teman2 selaku ibu yg punya balita kala itu mengambil keputusan andai itu terjadi sama teman2, dan fedopil pun disitu banyak

Jawaban: Saya coba jawab ya mba. Ini menurut pendapat pribadi saya ya. Mba kalau memang kondisinya sudah sangat buruk, seperti kawasan Doli misalnya, kayanya hijrah adalah pilihan. Tapi, pindah tentu bukan keputusan mudah

#Tantangan10Hari
#Level11
#BunsayBatch#5
#KuliahBunsayIIP
#FitrahSeksualitas
@institut.ibu.profesional

📌 Ibu Profesional
- Bunda Sayang
- Level 11
- Tantangan 10 hari

Kamis, 20 Februari 2020



KULIAH BUNDA SAYANG #5

Ibu Profesional Jakarta - Banten

FITRAH SEKSUALITAS

20 Februari - 8 Maret 2020

 

Alhamdulillah Bunsay memasuki materi Level 11. 

Materi Level 10 kemaren Aku bolos gak ngerjain sama sekali. Mendongeng sih iya buat si bocil tapi itu yah yang membuat laporan T10H amat sangat malas sekali. 

Memasuki Level 11 ini double-double ternyata.Tugas Kelompok Presentasi, Tugas Masing-masing dan juga tugas sebagai Korlan. 

Masya Allah Tabarakallah...

 

Tantangan Pertama : 

Di Level ini kita dibentuk ke dalam 10 kelompok, dan masing-masing kelompok harus Presentasi.. 

  • Day 1 - Kamis, 20 February 2020 [Kelompok 10] Ketika Anak Bertanya 

  • Day 2 - Jumat, 21 February 2020 [Kelompok9] Peran Lingkungan dan Perlindungan dari Kejahatan Seksual 

  • Day 3 - Sabtu, 22 February 2020 [Kelompok4] Peran ayah dalam pengasuhan untuk membangkitkan fitrah seksualitas 

  • Day 4 - Minggu, 23 February 2020[GFOS] 

  • Day 5 - Senin, 24 February 2020 [Kelompok1] Pemahaman Perbedaan Gender 

  • Day 6 - Selasa, 25 February 2020 [Kelompok6] Pengaruh Media Digital terhadap Fitrah Seksualitas 

  • Day 7 - Rabu, 26 February 2020 [Kelompok3] Peran orang tua dalam membangkitkan fitrah seksualitas 

  • Day 8 - Kamis, 27 February 2020 [Kelompok7] Menjaga Diri dari Kejahatan Seksual 

  • Day 9 - Jumat, 28 February 2020[Kelompok5] Pentingnya Aqil dan Baligh Secara Bersamaan 

  • Day 10 - Sabtu, 29 February 2020 [Kelompok2] Pendidikan fitrah seksualitas sejak dini 

  • Day 11 - Minggu, 01 Maret 2020 [GFOS] 

  • Day 12 - Senin , 02 Maret 2020 [Kelompok8] Penyimpangan Seksualitas, Pencegahan  dan Solusinya

     

     

     

Presentasi Pertama ini dibawakan oleh Kelompok 10. yang terdiri dari : 

@Saufa Aulia @Tini Nana @Dianti Oktaviani @Hafifah @Mulyanah Umi Ayunda Ip Banten @Shanti Nur Oktavia 

Ketika Anak Bertanya...

Rasa Ingin Tahu yang  Besar Pada Anak seringkali menjadi Petasan yang meledak-ledak bagi Bunda ketika mendengarnya. 

PR Besar bagi orangtua untuk dapat mempersiapkan diri dalam menjawab rasa ingin tahu mereka. Sebagai Orangtua saat ini banyak fasilitas untuk meng - UPGRADE dan UPDATE diri. Intinya Jangan MALAS untuk terus belajar lagi dan lagi...

Jangan sampai karena dianggap suatu yang tabu sehingga kita tidak mau memberikan edukasi kepada buah hati kita tersayang.


Vera Itabiliana, seorang psikolog anak mengatakan, secara garis besar, ada beberapa poin yang perlu diterapkan saat menjawab pertanyaan dari anak  

  • Tanya balik: memberi kesempatan kita untuk menenangkan diri, dan supaya kita tahu sudah sejauh mana pengetahuan anak serta supaya kita juga tahu kata atau istilah apa yang bisa kita pergunakan dalam menjelaskan jawaban nanti 

  • Terbuka dan jujur; tidak mengarang/berbohong. 

  •  Mulai dari yang umum, berkembang mengerucut mengikuti pertanyaan/ komen anak. 

  • Gunakan bahasa sederhana. Berikan jawaban secukupnya, tidak lebih atau kurang. 

  •  Gunakan buku, gambar, internet, dll. 

  •  Ganti topik jika anak sudah terlihat puas. 

  •  Akui jika tidak tahu dan ajak anak untuk cari tahu bersama


Beberapa Referensi dari kelompok 10  yang dapat digunakan antara lain : Untuk lebih mengenal edukasi seks, ada video dari Tanam Benih Foundation yang bisa disimak dan dipelajari 

  https://youtu.be/vVWJpqbXRWQ

Ada juga buku digital " Anak Anda Bertanya Seks"

https://www.myedisi.com/khazanahintelektual/3067/preview

 

 

 

Minggu, 29 Desember 2019

Game Level 9 #1 Think Creative


Memasuki masa liburan kali ini Naya sudah dibooking Uti nya jauh-jauh hari sebelum liburan. Alhasil setelah pembagian Raport Naya langsung pergi liburan bersama Uti dan Akung.
Tinggalah Bunda di rumah mencari cari kesibukan untuk liburan tanpa Naya.
.
Peralatan Macrame yang teronggok dan sempat tertunda itulah my Sweet Escape.  Semangat untuk membuat Plant Hanger dan memindahkan tanaman ke dalam pot-pot putih yang telah dibeli.
Kastuba adalah salah satu tanaman yang telah lama aku idamkan finally bisa terbeli juga. Bersama dengan beberapa tanaman gantung lainnya. Mulailah kita belajar berkebun, tanam-menanam.  
.
Alhamdulillah beberapa pot dan hanging plant telah berhasil terpasang. Masih ada beberapa pot dan hanging plant lagi yang sedang dibuat.
.
Setelah membuat hanging plant, gatel rasanya melihat tembok yang catnya masih belum sempurna tertutupi, Alhasil beli cat dan peralatannya untuk persiapan mengecat teras depan rumah.
Kuat besar dan kuas kecil telah dibeli untuk persiapan bermain bersama Naya nanti setelah pulang liburan. 


Tugas 3 Project Magang Rumbel Cilegon Ibu Profesional Banten




Project Magang Ibu Profesional Banten
Divisi Offline Rumbel Cilegon
29 Desember 2019
.
Kegiatan 1
Macrame Plant Hanger
  •  Progress : Membuat Gantungan Pot Bunga dengan menggunakan Tali Macrame
  •  Waktu Pelaksanaan : Sabtu, 02 Nov 2019
  • Tempat Pelaksanaan : Villa Permata Hijau, Serdang (Rumah Teh Niya)
  • Mentor : Teh Restu
  •  Hambatan : 
    • Pesertanya hanya 7 orang dari 100 lebih member grup rumbel Cilegon
    •  HTM yang dikenakan hanya 25.000 dan itu lumayan nombok dari kantung pribadi
  • Solusi : 
    •  Membuat kegiatan lain yang lebih seru, lebih menantang dan disosisialisasikan jauh - jauh hari 
    • Melibatkan tim untuk setiap kegiatan sehingga tidak single fighter


Kegiatan 2
Membatik Yuk
  •  Tempat Pelaksanaan : Gallery Batik Krakatoa Cilegon
  • Waktu Pelaksanaan : 23 November 20019
  • Peserta 27 orang
  • Hambatan :
    •  Jumlah peserta hanya 27 orang dari 102 member WAG Rumbel Cilegon
    •  HTM yang dikenakan 30.000 untuk member dan 35.000 untuk non-member
  • Solusi : 
    • Membuat acara lain yang lebih mengasyikan
    • Biaya nombok acara macrame alhamdulillah tertutup dengan HTM Membatik ini

Aliran Rasa Magang IP Banten

Memutuskan untuk bergabung bersama Tim Project Magang Ibu Profesional Banten adalah suatu hal yang lumayan bikin maju mundur antara ingin, ragu, takut tapi penasaran.Akhirnya maju juga. Dengan Bismillah baiklah kita coba daftar saja. Dengan semangat untuk berbagi dan melayani kucoba melangkah saja.
.
Dalam waktu kurang lebih 3 bulan kita anak magang ini mendapatkan tugas untuk membuat suatu project. Saya mendapat tempat tugas di divisi offline Rumbel Cilegon.
Awalnya ekspektasi saya ketika membuat acara Sekaliber Ibu Profesional itu "We O We" gitu yaa  ternyata oh ternyata. Tidak semudah itu Fergusooo.
Respon saat mulai publikasi kegiatan yaah kalau dipersentasekah hanya sekitar 20% dari seluruh jumlah member yang ada di WAGrup.
.
Finally, merasakan juga bagaimana kekuatan tim Pengurus dalam menggodok suatu acara. Bukan suatu hal yang mudah, dan butuh sabar dan setrooong yang banyak.
.
Alhamdulillah selama magang ini berhasil bikin dua kegiatan offline di Cilegon.
yang Pertama adalah Macrame Plant Hanger dan yang kedua adalah membatik di Gallery Batik Krakatoa Cilegon.
Melihat dari dua kegiatan itu sedikit mendapat gambaran bahwa acara yang dibuat untuk anak-anak itu lebih mendapat respon yang positif daripada sekedar kegiatan yang hanya melibatkan sang Ibu Saja.
Alhamdulillah selama magang ini dibantu dengan Teteh-teteh yang baik hati. Terimakasih untuk Teh Kikip tempat untuk curhat dan diskusi. Dan taklupa Terimakasih yang amat sangat banyak sekali untuk Teh Niya nu geulis untuk full supportnya mulai dari diskusi, teknis acara, membuatkan flyer, menyediakan tempat untuk macrame luv u pull deh pokonya sama teteh atu ini.
dan teteh-teteh pejeh Rumbel Cilegon lainnya ada Teh Mudho, Teh Mega, dan Teh Eria. Jazakunallah khairan...
.
Semoga semangat ini akan terus membara dan tak mudah padam. Semangat untuk terus berbagi dan melayani.
Masya Allah Tabarakallah..



Sabtu, 07 Desember 2019

Game Level 8 #10 CerdasFinansial

Ada pertanyaan yang menggelitik dari Naya
N : Bund, kenapa sih kalau aku minta beli mainan pasti bilangnya nanti yaa tunggu Ayah. Tapi kalau Bunda beli Karibi, beli cumi, itu Bunda langsung beli aja di online
B  : Iya Nak karena kan itu Bunda untuk jualan lagi dan Bunda beli nya online.
Nah uang yang ada di Bunda itu khusus untuk makan, beli buah Naya, beli sayur, beli lauk itu namanya kebutuhan pokok kita untuk hidup.
Nah kalau Naya mau jajan atau beli-belian, itu Naya bilang ke Ayah.

N : ooh jadi Bunda untuk maem yaa?
B  : iya betul. Jadi kalau Naya minta ke Bunda dan Bunda bilang tidak ya tidak. Mau Naya nangis - nangis , mau Naya jungkir balik ya tetap tidak Bunda belikan. okey mengerti?
N : Okey
.
Konsep Cerdas Finansial yang Bunda terapkan salahsatunya Bunda harus "TEGA" berkata tidak untuk keinginan sang anak yang seringkali ingin jajan mainan atau jajanan lainnya yang memang tidak dibutuhkan.
.
Efek lain dari seringnya Bunda tega untuk berkata Tidak saat Naya minta jajan adalah Dia minta jajan ke Ayahnya atau Tantenya.
Sedikit demi sedikit Bunda mulai memberi pemahaman juga kepada Naya, kalau tidak boleh sering-sering minta jajan sama tantenya. Itu tidak baik. Tapi ya namanya Tantenya juga sayang alhasil dibelikan juga dong. Bahagialah tuh bocil jajan terus sama Tantenya..
Masya Allah Tabarakallah

#HariKe10
#GameLevel8
#Tantangan10Hari
#CerdasFinansial
#KuliahBundaSayang

Ibu Profesional

Game Level 1 : Komunikasi Produktif#2