Sabtu, 08 November 2025

Cuek Aja

 


Saat sedang menyortir pakaian kutemukan seonggok kaus kaki berwarna ungu yang warnanya belum pudar namun ternyata bagian jempol kaos kaki yang sebelah kanan telah menganga sebuah lubang yang telah diikat dengan sebuah karet rambut jepang berwarna pink. Ya Allah aku malu melihatnya.

Bun-bun : "Ya Allah Ka, Ini bolong kaos kakinya diiket begini?"

Kaka : " iya bund gapapa, cuek aja"

Bun-bun : " ini ada yang komen gak temenmu liat kaos kaki begini ? "

Kaka : " ada"

Bun-bun : " gimana?"

Kaka : " iya si X bilang, Nay beli lagi apa itu kaos kaki, bolong begitu. Trus aku nyengir aja, cuek aja"

qo yo emakmu sing malu nduk-nduk. bocahnya mah Alhamdulillah cuek aja. 

Salut sih sama rasa cuek dese, seorang bocah yang beranjak dewasa dengan segala kreatifitas dan keabsurdannya. 

Pernah juga ketika sedang jalan-jalan di mall dia kecapean dan dengan tenangnya dia istirahat duduk di lantai mall dengan cuek aja. Bahkan pernah juga karena cape jalan pakai sandal sampai kaki nya sakit, akhirnya dia copot sandalnya, lalu dijinjing dan di melanjutkan jalan-jalan keliling mall nya dengan tanpa alas kaki. 

Sama halnya pada saat kondangan, ketika kakinya sakit karena menggunakan sepatu vantofel yang berjam-jam lamanya, akhirnya dia gak tahan juga akhirnya dia membuka sepatunya dan memilih untuk berkeliling stall makanan dengan tanpa alas kaki. Ketika tidak mendapatkan tempat duduk saat akan menyantap makananpun ia bisa dengan cueknya duduk dimana aja untuk makan-makanan di kondangan. Keren salut sih sama bocah satu itu.  



Ketika Aku ajak untuk jogging pun sama, ketika dia sudah merasa lelah Ia tak ragu untuk berhenti dan duduk dimana saja tanpa takut kotor ataupun malu. Yang penting dia lelah dia ingin duduk dimana saja hayuk. 

Ataupun ketika pulang sekolah Aku telat menjemputnya, Ia sedang bermain bersama para sahabatnya di depan sekolah sambil lesehan di taman depan sekolah. 

Ibu Profesional

Game Level 1 : Komunikasi Produktif#2